Senin, 23 Februari 2009

Generasi Baru Harapan Baru

Perubahan menuju Indonesia Baru memang pada saat ini masih merupakan harapan atau cita-cita, tapi jelas hal ini tentunya masih memerlukan proses khususnya penyelenggaraan demokrasi di Negara Indonesia. Persoalan yang paling mendasar adalah komponen penyelengaraan Negara, khususnya di daerah (termasuk di Kalbar), masih jauh dari sikap-sikap komponen yang reformis, yakni sikap-sikap yang kritis, responsif dan progresif. Maka itu sering kita dengar pendapat orang dengan istilah yang mengatakan pelaksanaan Reformasi sudah “kebablasan”. Sering kita dengar pendapat bahwa lahirnya Reformasi hanya menciptakan “Raja-Raja kecil di daerah”.
Tentunya kita semua sangat tidak menginginkan hal ini terus berlangsung, apalagi hal ini terjadi di Kota Pontianak yang sama-sama kita cintai ini karena jelas ini tentunya akan merusak dan menghambat proses pembangunan di Kota Pontianak itu sendiri. Dengan nawaitu tersebut saya memberanikan diri untuk ikut mewarnai dikancah perpolitikan di Kota Pontianak yang mana pada kesempatan Pemilu tanggal 9 April 2009 mendatang saya juga menjadi Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk Daerah Pemilihan Pontianak Timur dengan Nomor Urut 3. Pada kesempatan ini juga saya Denie Amiruddin, SH.,MHum., mohon do'a restu kepada saudara-saudaraku di Kecamatan Pontianak Timur sekalian untuk memberikan dukungannya kepada saya.

MENGAPA PAN MENJADI PILIHAN SAYA?
PAN menurut saya adalah partai yang demokratis dan terbuka. Hal ini dibuktikan bahwa PAN bukan partai milik kelompok tertentu saja tapi PAN tetap membuka diri untuk siapa saja yang ingin bergabung. PAN merupakan partai yang Nasionalis dan Agamais, itu artinya PAN tetap memperjuangkan kepentingan bangsa dengan berlandaskan kepada akhlak dan keimanan keagamaan yang diyakinan setiap kadernya. Saat ini Ketua Umum DPP PAN dijabat oleh Soetrisno Bachir (SB), beliau lahir dan dibesarkan di lingkungan NU karena orang tua Soetrisno Bachir sendiri adalah tokoh NU di Pekalongan, Jawa Tengah. PAN juga partai yang komitmen memperjuangkan demokratisasi bangsa. Hal ini dibuktikan PAN merupakan partai pelopor sistim suara terbanyak pada Pemilu 2009 mendatang. Jauh hari sebelum Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan keputusan Yudisial Review-nya, di internal PAN sudah memutuskan untuk menggunakan sistim suara terbanyak. Ini FAKTA!

3 komentar:

Anonim mengatakan...

melihat profil bang denie saya bersukur karena ada caleg di pontim ini yang punya alamat blog, mudah2an menang bang saya dan keluarga mendukung abang karena pontim sangat memerlukan wakilnya yang pintar dan cerdas....sukses untuk bang denie!!!

Teguh - Tj. raya 2

Anonim mengatakan...

Assalamu'alaikum..., untuk orang muda antum cukup wibawa dan intelek. sukses ya...

wassalamu'alaikum...

azizah

Anonim mengatakan...

bagi kami masyarakat golput anda cukup menjanjikan, teruskan kampanye anda dengan santun, do'a kami menyertai anda